Wednesday, November 9, 2011

Pesan Alm. Rheza penderita kanker ASPS

Ini saya dapat dari milis temen2 kampus. Krna sy kuliah di jurusan Fisika Medis, jadi kami memang banyak sharing ttg penyakit2, dan ini salah satunya. Tapi yang ini lain, sangat merangsang naluri bersyukur. Silakan di baca. p.s.: saya tidak mengenal orang yg membuat tulisan ini. God bless him, anyway...
=========================================================
Halo.. nama saya Rheza, cowo kasep 28 tahun *alah*, pada tahun 2010 bulan Mei silam, saya resmi didiagnosa sebagai pasien Alveolar Soft Part Sarcoma (ASPS).

Semejak itu saya sudah operasi kecil angiography, operasi embolisasi 7 jam, dan operasi kepala pengangkatan tumor 2 kali..

Apa itu ASPS?
ASPS adalah kanker sarcoma yg sangat2 langka, sangat2 langka sampai rs kanker nasional Dharmais pun claim belum tau cara pasti untuk menghandle jenis kanker saya. ASPS adalah kanker yang resistant chemo dan radiasi, jadi sejauh ini secara medis belum bisa disembuhkan (secara medis loh... dalam Tuhan tidak ada yg mustahil). Kondisi kanker saya singkat cerita sudah stadium 4 lanjut dengan penyebaran di 4 lokasi.

Kenapa kamu tulis note ini?
Saya mau berbagi, mudah2an menjadi berkat dan kekuatan buat orang yg baca.

Pada bulan November 2010 silam saya mendapat sponsorship dari tante saya (saya manggilnya anti pon [Auntie Voni] untuk check-up ke Singapore, atas saran dokter onkologi saya yg sangat sabar dan sangat mendengarkan Dr. Els Anggraeny. Disana banyak info2 baru yg saya dapat yg sangat membantu. Disana juga saya mengalami saat saat yg sangat sangat depresif dan sangat2 menjatuhkan semangat hidup saya. Saya sempet menumpahkan emosi saya di Facebook yg menunjukan kalau saya menyerah dan memilih untuk 'diangkat'.

Pada hari itu, saya check-up ke dokter dimana saya mendapat info2 yg sangat membantu, SEKALIGUS juga kenyataan yg sangat pahit. saya mendapatkan fakta kl penyakit saya secara medis sampai saat ini tidak bisa disembuhkan, karena penyakitnya sangat2 langka, dan belum ada obat yg bisa membunuh sel ASPSnya (yg saya minum sekarang adalah obat kanker ginjal karena tidak ada obat kanker ASPS di dunia ini). Diikuti lg kabar kalau lutut kanan saya sudah hancur. Untuk bisa jalan lg solusi terbaik adalah amputasi diikuti pemasangan prosthesis leg (kaki palsu), atau penggantian tulang dengan platinum yg merupakan pilihan saaaaangat mahal, rumit, sakit, tidak kuat, dan tidak sebersih amputasi.


Malamnya, sewaktu saya berjuang untuk tidur, tumor humerus kiri mendadak sakit.. diikuti sakit kepala yg sangat2 sakit.. disitulah di saat saya kesakitan yg amat sangat, diikuti dengan pikiran2 tidak bisa sembuh dan amputasi.... saya menyerah... saya berseru berulang2 dalam hati 'Tuhann kalau Kau sayang saya TOLONG dan saya MOHON angkat saya untuk mengakhiri penderitaan ini'... Malam itu merupakan hari yg sangat2 panjang dan tidak terlupakan deritanya.

Besoknya, lagi2 kepala sakit... kali ini lebih parah! saya sampai epilepsi, kejang2, sambil teriak2 kaya yg kesurupan dan diikuti dengan lupa ingatan. Tidak percaya? Tante Sumi yg merupakan apartement room mate saya menjadi saksi (akan saya tag untuk mengkonfirmasi). Ambulans datang dan saya dirawat di Rumah sakit dan didiagnosa penyebaran tumor di otak. Saya shock.. Waduh, 4 aja blum beres tambah 1 lagi? Tambahnya jg dilokasi yg mengancam nyawa? Yah.. berusaha tegar aja deh.. Saya uda siap diangkat kok..

Tapi ini terlalu berat!
Yap... itu yg saya rasakan.. Terlalu berat.. Bayangin, secara jasmani saya menderita, pulang dari Singapore , saya makan obat dimana efek sampingnya cuma bisa bikin saya makan bubur TIAP HARI.. Batuk darah 2 gelas sampai akhirnya dirawat di rumah sakit, bokong lecet sampe nangis2, berdiri ga bisa kaki udah rusak, duduk bokong lecet, tidur tgn sakit, kl batuk juga destruksi tulang di tangan sakittttt banget... tiap saat begitu.. Belum lagi operasi2 yg harus saya jalani. Amputasi 2 minggu  lagi, diikuti penyedotan abses di otak, tangan kiri jg, blum tgn kanan, paru2 yg hrs dirawat, makan yg membosankan, konsumsi obat yg berefek samping harus saya konsumsi seumur hidup,dll.. BELUM lg secara pikiran dimana saya tidak bisa pergi2, nongkrong sama teman, dan bekerja. Mungkin buat kamu bisa diatasi, tapi buat saya TERLALU BERAT.

Terus bagaimana saya melewati pencobaan ini?
Saya BELUM melewatinya kok.. tp saya PERCAYA kl saya/kita BISA MELEWATINYA. Saya ulangi... Kita BISA MELEWATINYA... Saya bertahan, tidak berhenti berharap, tidak berhenti percaya pada Tuhan .

Saya buat note ini yg mudah2an bisa menguatkan yg bacanya. Merasa note ini ada gunanya? Mau berterima kasih sama saya? Cukup sebarin note ini ke banyak orang.... Di facebook, blog, broadcast, apapun itu.. dengan begitu berkat saya berlipat-lipat, sama minta doanya... itu yg penting.. Thanks yaa.. :D

*PART THREE*
ASPS adalah Sarcoma yg bisa tumbuh dimana saja. ASPS juga bersifat memakan tulang.
ASPS sudah menghancurkan tulang lutut kaki kanan, tulang humerus tangan kiri, tulang humerus  tangan kanan, dan tulang kerangka kepala. Hancurnya tulang tersebut membuat saya ngga  bisa berjalan, dan ngga bisa angkat tangan.
Kondisi saya sekarang sih sangat baik semenjak amputasi kaki kanan (28 Maret 2011). Badan lebih segar, dan ga pucet. Kalo dulu saya harus selalu pakai jaket karena selalu kedinginan, sekarang udah normal ga kedinginan lg. Udah bisa nyanyi juga loh.. (terakhir nyanyi di Glosis pas ada live band, sangking semangatnya gigi sampe nabrak mic.. :p). -will post the video later-

Kehilangan Yang Menyakitkan
Saya sendiri banyak sekali mengalami kehilangan yg bener2 bikin sedih dan down. Contoh yg paling keliatan adalah kehilangan kesehatan. Karena ASPS yg menyerang paru2 saya, saya  kehilangan kebebasan bernapas. Kadang sesek, kadang batuk, kadang batuk keluar darah,  dan jadi sangat2 sensitif sama yang namanya bau. Ada bau masakan, atau parfum , langsung  batuk2 dan sesek napas. Makanya temen yg dateng untuk menjenguk saya wanti2 untuk  tidak memakai parfum atau lotion atau bedak atau apapun yg wangi2. ASPS juga sudah  menghancurkan kedua tulang humerus tangan saya sehingga saya kehilangan kemampuan  untuk mengangkat barang bahkan mengangkat tangan sendiri. Dan tentu saja ASPS sudah  menghancurkan tulang lutut kaki kanan saya yg mengakibatkan saya harus amputasi untuk  bisa berjalan menggunakan kaki palsu (Mudah2an bulan depan udah bisa ukur kaki palsu).

Penyesalan SELALU Datang Terlambat
Seringnya kita tidak mensyukuri apa yang kita punya. Malah lebih sering mengeluh. Dulu  mana pernah saya bersyukur karena bisa jalan. Mana pernah saya bersyukur saya bisa angkat  tangan. Gaya hidup juga seenaknya dan merasa tidak akan sakit. Tidak pernah bersyukur kalau  saya sehat, bisa bekerja, bisa hang out sama teman2 dan melakukan kegiatan2 lainnya yang  sekarang sudah tidak bisa dilakukan. Sekarang semuanya udah ga bisa, nyesel deh.
Hidup kita di tangan yang Maha Esa. Kita tidak bisa tau apa yg akan terjadi dengan kita.  Maka itu, kalian yg masih punya keluarga, teman, kesehatan, dan banyak lagi, bersyukurlah!
Dari pengalaman tersebut, saya belajar bersyukur atas semua yg saya punya. Walaupun saya  kehilangan banyak hal, saya punya papa yg rajin, mama yg sabar, dan adik2 yg sangat  sayang sama saya. Belum lagi saudara2 dan teman2 yang banyak memberikan kekuatan  kepada saya untuk berjuang, menyemangati, membantu secara material dan selalu  memberikan penghiburan. Saya juga masih bisa makan enak, tidur nyenyak, ngoprek2 gadget (Android), dan banyak  lagi. Kalau saya bisa bersyukur, kenapa kamu tidak? Maka dari itu saya ulangi lagi,  bersyukurlah!

Conclusion
Jangan lupa, hidup itu sangatlah indah. Memang kita tidak mungkin luput dari pencobaan,  kehilangan, dan banyak hal lainnya yg menyakitkan dan bikin down. Kita hanya harus yakin,  pada akhirnya, semua akan menjadi lebih baik.
Kalau kamu lg di rumah, lihat keluargamu dan bersyukurlah kamu memiliki mereka. Peluk  mereka dan katakan betapa berharganya mereka dari apapun. Katakan betapa  bersyukurnya kamu memiliki mereka. Katakan sekarang karena kita tidak tahu, kapan Tuhan  akan memanggil mereka.
Kalau kamu sehat, bersyukurlah!
Kalau kamu hidup berkecukupan walau tidak bergelimpangan, bersyukurlah!
Kalau kamu masih bisa makan dan menyambung hidup, bersyukurlah!
Banyak sekali hal yg bisa kita syukuri kan ?
Akhir kata saya ingin mengucapkan terima kasih karena sudah membaca tulisan saya yg jauh  dari sempurna ini.


Parenting is never stop...
==========================================================

*[Update]: setelah saya browsing ternyata, beberapa hari kemudian sang penulis setelah menulis note ini sudah menghadap-Nya/meninggal dunia pada 13 September 2011 silam. Mari kita sama2 doa dan berterimakasih untuknya krn telah berbagi sesuatu yang saaangat berharga buat kita...*

0 comments:

Post a Comment

Manfaatkanlah ilmu yang kau dapatkan, berikan kepada orang yang membutuhkan walaupun tanpa imbalan, maka insyaallah ilmu mu akan terus bertambah. - Rizky Fauzi