Pages

19 Feb 2010

Pekerjaan Tanpa Kolusi dan Nepotisme

Oleh : Rizky Fauzi

Pada zaman sekarang ini mendapatkan pekerjaan tanpa kolusi/menyogok dan nepotisme/kekeluargaan sangatlah sulit, hanya untuk menjadi pelayan rumah makan atau yang sering disebut waitress dan waitter pun sulitnya minta ampun. Apabila tidak memiliki koneksi dengan seseorang yang bekerja di tempat yang akan kamu lamar, kemungkinan besar kamu akan dilewati oleh orang yang memiliki koneksi dengan orang dalam walau pun kamu lebih dulu melamar. mendapatkan informasi lowongan pekerjaan pun sangatlah sulit, biasanya jika seseorang yang bekerja di tempatnya mengetahui bahwa ada lowongan pekerjaan, orang tersebut memberitahu kannya kepada keluarga dan kerabat dekat ketimbang teman-temannya, orang tersebut lebih memilih diam seribu bahasa seakan-akan tidak ada lowongan pekerjaan di tempatnya bekerja.

Informasi dan lowongan pekerjaan oleh sebagian oknum kerap kali dimanfaatkan, oknum ini biasanya mengetahui seluk-beluk perusahaan tersebut dan memiliki kenalan orang dalam alias orang yang bekerja di perusahaan tersebut. Oknum ini biasanya menjanjikan akan bisa memasukkan kamu ke perusahaan tersebut tetapi dengan syarat harus ada imbalannya, walau pun sebenarnya peraturan di perusahaan tersebut melarang menerima karyawan dengan cara kolusi/menyogok ini. Oknum ini berpesan jika ditanya ketika wawancara kamu harus menjawab melamar secara resmi.

Inilah politik busuk para oknum yang memanfaatkan celah dlam hidupnya. Seperti kata pepatah ada uang urusan lancar, memang di dunia ini segalanya butuh uang tapi uang bukanlah segalanya.

Orang yang merantau, berkelana, atau berpetualang ke suatu kota besar dengan harapan mendapatkan kehidupan yang lebih baik untuk mendapatkan pekerjaan dan pendidikan yang layak pastilah sangat sulit, apalagi jika orang tersebut merantau ke suatu kota yang hanya tahu dari TV dan tidak tahu seluk-beluk kota tersebut, ditambah tanpa ada sanak saudara atau jika ada pun memiliki ikatan persaudaraan yang kurang baik, orang tersebut pastilah tak mudah untuk mendapatkan pekerjaan dengan hasil kerja kerasnya sendiri berusaha mencari kesana-kemari.

*Sudah DIBACA timbal baliknya harus di-SHARE soalnya gak gratis. : ))

No comments: