Ruangan yang gelap-gulita ketika malam
tiba. Dalam pekatnya malam ketika waktu menunjukkan pukul 11.00 malam ku
bercerita lewat cerpen ini, aku akan menceritakan tentang rumah ku
adalah istana ku.
Di suatu kamar yang sangat gelap-gulita
ketika malam tiba, dikeheningan setiap malam karena tidak ada hiburan di
kamar ini, saking heningnya sampai-sampai suara detik jam dinding
murahan bermerekkan salah satu pembersih lantai ini dapat terdengar
jelas yang seakan-akan mengiringi setiap goresan pena ku, suara nyamuk
terbang yang hilir mudik mencari darah, suara jangkrik yang memecah
kesunyian malam, suara kendaraan yang berlalu-lalang di jalanan padahal
rumah ku tidak di pinggir jalan raya, semuanya sangat terdengar jelas.
Inilah keadaan kamar ku ketika tengah malam apa adanya tanpa
dilebih-lebihkan.
Untuk mengurangi tingkat intensitas kegelapan kamar ini ketika malam,
tirai jendela kamar ini tidak pernah ditutup, tirai di kamar ku hanya
menjadi pajangan saja tidak pernah digunakan untuk menutup sinar yang
masuk.
Kamar ini yag dulunya bekas kamar paman ku…
No comments:
Post a Comment